5/5 (1)

Paska libur panjang akhir tahun telah usai, kebanyakan anak – anak bahkan orang tua kembali ke aktivitas sehari – harinya setelah libur panjang yang ada di akhir. kebanyakan beberapa hal terjadi ketika kita kembali ke aktivitas sehari – hari setelah liburan lama antaran lain terjadinya sindrom Post Holiday Blues dimana terjadi rasa malas, mudah emosi serta seperti stress setelah balik ke aktivitas sehari – hari setelah libur panjang.

Baca juga  Bugs GPC Pada Pembayaran Gopay Membuat Go-jek Mengalami Kerugian Besar

Berikut cara bagaimana meminimalisir terjadinya sindrom Post Holiday Blues Paska liburan panjang :

  • Istirahat

Setelah liburan panjang pasti tubuh kita merasa sangat lelah karna menghabiskan waktu seharian untuk menghibur diri dan keluarga, dengan istirahat paska liburan untung merilekskan kembali tubuh anda dan pikiran dapat meminimalisir tingkat stres paska liburan. Anda bisa melakukan istirahat seperti tidur atau membaca buku, tidur atau pun bersantai di rumah beberapa hari untuk memulai kembali keaktivitas kerja atau sekolah.

  • Konsumsi Asupan Makan yang Bergizi

Paska liburan pastinya anda tidak mengontrol pola makan saat libur panjangkan, maka pada saat selesai berlibur anda harus kembali menjaga pola makan anda seperti mengkonsumsi karbonhidrat secukupnya untuk menambah energi tubuh serta asupan vitamin, kalsium dan gizi lainnya.

  • Olahraga & Me time

Olahraga juga dapat memperbaiki mood anda paska liburan dan sebelum memulai kembali aktivitas sehari – hari yang sibuk, dengan olahraga anda dapat mengatur tubuh anda baik kontrol emosi, pernapasan dan hal positif lainnya yang dapat di peroleh dengan olahraga, selain dengan olahraga lakukan juga Me time ya thas is your time untuk merileksasi otak kita, karna kebanyakan orang setelah paska libur panjang mereka tidak mempersiapkan diri untuk ke aktivitas semulah makanya terjadi tingkat stres lebih tinggi.

Baca juga  Jadwal LRT Palembang Terbaru
  • Share The Moment

Share momen kebahagian anda saat liburan salah satu cara mengurangi gejala sindrom paska liburan, dimana kita dapat membagikan dan melihat kembali kenangan kita saat liburan dengan membagikannya di social media atau pun di dairy kita yang dapat kita baca kembali kapan pun.

Mohon beri rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + 10 =