5/5 (2)

Melihat kota palembang pastinya tidak akan lengkap tanpa mengunjungi destinasi wisatanya yang begitu banyak, salah satunya destinasi wisata pulau kemaro yang merupakan salah satu destinasi wisata terkenal kota palembang yang menceritakan kisah cerita cinta antara Tan Bun An dan Siti Fatimah yang .

Kali ini kita akan membahas kisah tersebut, kisah cinta saudagar kaya dari tionghoa Tan Bun An dan Siti Fatimah Putri Raja di Palembang yang menjadi salah satu sejarah legenda Pulau Kemaro di kota palembang.

Nisan Legenda Pulau Kemaro
Baca juga  D'Matto Millennial Art Tempat Wisata Instagramable di Palembang

Pada zaman dahulu, datang seorang pangeran dari Negeri Cina (Tionghoa) , bernama Tan Bun An, ia datang ke Palembang untuk berdagang. Ketika ia meminta izin ke Raja Palembang, ia bertemu dengan putri raja yang bernama Siti Fatimah.

Tan Bun An langsung jatuh hati, begitu juga dengan Siti Fatimah saat pertama bertemu. Merekapun menjalin kasih dan berniat untuk ke pelaminan. Tan Bun An mengajak sang Siti Fatimah ke daratan Cina untuk melihat orang tua Tan Bun An.

Setelah beberapa waktu, mereka kembali ke Palembang. Bersama mereka disertakan pula beberapa guci yang berisi emas. Sesampai di muara Sungai Musi Tan Bun han ingin melihat hadiah emas di dalam Guci-guci tersebut. Tetapi alangkah kagetnya karena yang dilihat adalah sayuran sawi-sawi asin.

Tanpa berpikir panjang ia membuang guci-guci tersebut kelaut, tetapi guci terakhir terjatuh diatas dek dan pecah. Ternyata didalamnya terdapat emas. Tanpa berpikir panjag lagi ia terjun ke dalam sungai untuk mengambil emas-emas dalam guci yang sudah dibuangnya. Seorang pengawalnya juga ikut terjun untuk membantu, tetapi kedua orang itu tidak kunjung muncul. Siti Fatimah akhirnya menyusul dan terjun juga ke Sungai Musi.

Untuk mengenang mereka bertiga dibangunlah sebuah kuil dan makam untuk ketiga orang tersebut yang hingga sekarang tetap berdiri megah di pulau kemaro, bahkan di gunakan sebagai tempat peribatan umat bidha seluruh dunia yang berkunjung ke palembang saat perayaan Cap Go Meh.

Mohon beri rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 3 =