Beranda blog

Cara Withdraw Google Adsense Ke Dana

0
5/5 (2)

Sebelumnya saya pernah membuat tutorial cara withdraw Google adsense ke OVO namun kali ini saya juga akan membuat tutorial bagaimana cara untuk withdraw dana yang ada di aku Google Adsense ke DANA, berikut cara yang dapat kita gunakan untuk withdraw Google Adsense ke Dana :

Berikut cara Withdraw Google Adsense ke DANA

  • Download Aplikasi DANA di Playstore atau APP store;
  • Buat akun dengan nomor hp kalian (Gunakan nomor HP yang selalu dipakai);
  • Setelah itu kita masuk ke menu pembayaran Google Adsense;
  • Biasanya jika anda telah masuk ambang batas pembayaran Google Adsense maka akan ada pilihan untuk memasukan nomor rekening dan verifikasi nomor rekening;
  • Untuk meggunakan DANA sebagai penerima pembayaran dari Google adsense pertama – tama pilih pembayaran melalui Bank CIMB Niaga pada dashboard pembayaran Google adsense;
  • Untuk nomor rekening masukan 022(Kode bank CIMB Niaga) + 8059 + Nomor HP yang kalian gunakan untuk akun DANA kalian, Contoh : 022805908237171xxxx;
  • Setelah itu anda akan menerima kode verifikasi dari google dengan nilai dibawah 1.000 ke dalam akun DANA kalian;
  • Masukan kode tersebut di dasboard pembayaran Google Adsense untuk verifikasi kepemilikan rekening;
  • Setelah itu anda tinggal menunggu setiap akhir bulan untuk bayaran Google Adsense Masuk ke akun Dana kalian.

Demikianlah tutorial dari saya, semoga dapat membantu teman – teman yang tidak memiliki rekening untuk menerima pembayaran Google adsense, terutama untuk akun Google Adsense terbaru yang sudah tidak ada metode pembayaran melalu Western Union.

Mohon beri rating

Upbit Indonesia Bagi – Bagi 100 Juta NPXS Secara Gratis

0
5/5 (4)

Upbit bursa pertukaran kripto yang berasal dari korea ini mulai memasukin pasar negara lain salah satunya Indonesia, di Indonesia Upbit mengadakan Even terbaru mereka yaitu bagi – bagi gratis 200.000 NPXS kepada user mereka dimana program airdrop ini jika dinilai dalam rate rupiah sekitar 2 juta rupiah per user atau total hingga 1 miliar rupiah jika dilihat dari rate NPXS saat ini.

Untuk mendapatkan NPXS secara gratis dari Upbit anda cukup mengikuti beberapa cara dibawah ini

Airdrop 1: Dapatkan 100.000 dengan persyaratan lolos Verifikasi level 2!

1) Ketentuan

  • Siapa pun yang lolos verifikasi level 2 selama periode 5 April 2019 – 4 Mei 2019.
  • Semua pengguna level 2 atau 3 jam ini juga termasuk.

2) Jumlah Airdrop

  • 100.000 NPXS per akun.

Airdrop 2: Dapatkan 50% BONUS dari Deposit NPXS!

1) Ketentuan

  • Siapa pun yang menyimpan NPXS di dompet Upbit Indonesia selama periode 5 April 2019 – 4 Mei 2019.

2) Jumlah Airdrop

  • 50% dari deposit NPXS PERTAMA sejak jam pengumuman ini.
  • Maksimal 100.000 NPXS per akun.
  • Airdrop ini hanya berlaku untuk setoran PERTAMA.

[Catatan]

  • Token airdrop dibagikan setiap hari Senin.
  • Tanggal Pembagian pertama adalah 8 April 2019. Tanggal terakhir adalah 6 Mei 2019.
  • Semua pengguna Level 2 atau 3 mendapatkan 100.000 NPXS pada 8 April 2019 dari Airdrop 1 dan seterusnya setiap hari senin hingga 6 Mei 2019 atau persediaan NPXS sudah habis.
  • Total 100 juta NPXS mengalir dibagikan. Acara Airdrop mungkin selesai lebih awal jika kuota sudah selesai.
  • Anda bisa mendapatkan pembayaran dari kedua acara Airdrop, maksimal 200.000 NPXS per akun.
  • Semua waktu yang ditentukan untuk waktu Jakarta. (UTC + 7)

Kami berharap semua pengguna Upbit dapat menikmati acara ini. Jadi tunggu apalagi silakan join Upbit indonesia disini https://id.upbit.com atau download aplikasinya di Google playstore dan IOS APP Store.

Untuk Pengguna Indonesia jangan lupa join group Telegram Upbit Indonesia https://t.me/upbit_indonesia

Mohon beri rating

Bugs GPC Pada Pembayaran Gopay Membuat Go-jek Mengalami Kerugian Besar

0
5/5 (4)

Hari ini Netizen indonesia dihebohkan dengan Bugs dari Aplikasi Karya Anak Bangsa yaitu Go-jek dimana para pengguna dapat membelikan saldo GPC (Google PlayCard) dengan nominal yang besar mulai dari 500rb hingga puluhan juta rupiah dimana pada aplikasi tersebut hanya membutuhkan saldo Gopay sebanyak Rp. 22.000,-. Dari celah bugs tersebut banyak dimanfaatkan oleh Netizen Indonesia untuk mencuri saldo tersebut sehingga menyebabkan kerugian yang besar dari pihak Go-Jek.

Tanggapan Dari Pihak Go-Jek

Namun sayanggnya hingga sekarang belum ada berita ataupun pers resmi dari Go-jek mengenai bugs tersebut meskipun beberapa Netizen telah melaporkan celah pada keamanan dari aplikasi Go-jek. Diharapkan untuk pihak Go-jek dapat dengan cepat menutup celah bugs tersebut agar tidak mendapatkan kerugian semakin banyak akibat disalah gunkan oleh Netizen Indonesia yang biasa mencari uang dengan cara yang tidak halal ataupun mencuri di Internet.

Bahkan tutorialnya pun sudah mulai bertebarandi internet dan media sosial, salah satunya diblog https://www.metaardia.com menyebarkan tutorial tersebut dan sempat kami arsipkan disalah satu platform arsip http://archive.is/WvVHm yang membuat semakin banyak pencuri yang memanfaatkan celah keamanan tersebut.

Masukan Kami

Harapan kedepannya untuk Netizen Indonesia jika menemukan bugs sebaiknya melaporkan ke pihak terkait bukan menyebar luaskan bugs tersebut karna dapat membuat perusahaan yang mengalaminnya semakin merugi seperti yang dialami oleh Go-Jek, dan dengan melaporkan kejadian tersebut anda juga akan mendapatkan setidaknya apresiasi bahkan rewards dari perusahaan yang mengalami bugs tersebut seperti contoh bugs bounty yang diadakan Google untuk para white hat.

Mohon beri rating

Berikut Beberapa Kelebihan Transaksi Menggunakan OVO

0
5/5 (5)

Dengan perkembangan jaman digital banyak startup mengembangkan sistem pembayaran dengan cashles seperti OVO. OVO menggunakan QR code ataupun Barcode untuk melakukan transaksi pembanyaran dimana kita tidak perlu repot – repot membawa uang cash serta tak perlu khawatir dengan uang kembalian berbelanja yang sering kali tidak bisa dalam jumlah kecil seperti Rp. 1,-.

Namun dengan OVO semua masalah itu bisa diatasi bahkan OVO memberikan banyak promo yang membuat kita menjadi lebih hemat dalam bertransaksi di ratusan ribu merchant OVO yang tersedia, bahkan Point OVO juga dapat kita gunakan untuk transaksi seperti di GRAB, Tokopedia dan Merchant OVO.

Berikut Beberapa Kelebihan Menggunakan OVO

OUTLET

Tersedia Lebih dari 60.000 Outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga anda tidak perlu melakukan transaksi tunai di outlet – outlet OVO

Simpel, Instan & Aman

Bebaskan diri Anda dari: resiko menerima uang palsu, kekhawatiran menyimpan uang tunai dengan aman dan ribetnya mencari uang kembalian.

1 OVO Point = Rp 1

Kumpulkan dan bayar dengan OVO Points, setiap Anda berbelanja di merchant OVO.

Deals & Promo

Dapatkan berbagai Deals eksklusif dan Promo seru di outlet dan merchant OVO.

OVO Premier

Upgrade ke OVO Premier dan nikmati Gratis Transfer ke semua Bank & Gratis Transfer Antar Pengguna, serta limit saldo OVO Cash hingga Rp 10.000.000.

Top Up Praktis Di Mana Aja

Top up OVO Cash via ATM, m-Banking, Internet Banking, Debit Card atau melalui merchant rekanan pilihan.

OVO Invest

Mulai berinvestasi dan lipat gandakan asetmu dengan berinvestasi di OVO.

Atur Keuangan dengan Tepat

Kelola dan Monitor pengeluaran Anda menggunakan OVO.

Bayar Tagihan & Isi Pulsa

Bayar tagihan/isi pulsa: Listrik, Telepon, Internet atau Asuransi.

Donasi

Bahkan ada fitur donasi untuk membantu sesama. Termasuk anda bisa juga mendonasikan di blog kami.

Itulah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh OVO sebagai alat untuk transaksi nontunai yang dapat membantu kita dalam memanage pengeluaran sehari – hari serta fitur – fitur promo dari OVO yang menggiurkan untuk penggunannya.

Oh iya untuk sahabat yang ingin mendonasikan dana ke Palembang Blog dapat juga melalui OVO dengan menscan QR Code kami dibawah ini.

Mohon beri rating

Blockchain and Bitcoin – 6 Myths Debunked

0
5/5 (4)

We repeatedly read that the blockchain is very cool – it’s a breakthrough, it’s our future, and so forth. If you believe all this is true, you’re in for a disappointment.

Important note: this article deals with the implementation of blockchain technology, which is used for the Bitcoin cryptocurrency. There are other applications and implementations of the blockchain and certain issues are resolved in some of them.

About Bitcoin

Bitcoin creators had a task: to make it work without a central control point; no-one should trust anyone. The authors fulfilled the task, the resulting electronic money functioned as intended and its adoption has grown. However, the decisions they made are monstrous in their inefficiency.

The purpose of this post is not to discredit the blockchain. It’s a useful technology that has many great applications. Despite its shortcomings, it has unique advantages. However, in the pursuit of sensationalism, many journalists concentrate on the advantages of blockchain technology and often forget to assess the real state of affairs. They ignore the disadvantages. Therefore, it’s useful to consider the blockchain from all angles.

Myth One: Blockchain Is a Giant, Distributed Computer

Blockchain Distributed Computer

Those who don’t understand the basic principles of blockchain may be under the impression that it’s some kind of computer that performs distributed computing tasks, while its nodes around the world are gathering small bits of data to build something complicated and big.

This is not the case. In fact, all the nodes that serve the blockchain are doing precisely the same thing. Millions of computers:

  1. Check the same transactions using the same rules. They perform an identical job.
  2. Add the same data to the blockchain.
  3. Store the whole history, which is the same and one for all.

There’s no parallelization, no synergy, no mutual assistance. There’s just duplication and, most importantly, it’s million-fold duplication. There’s no efficiency at all, as you can see.

Myth Two: Blockchain is Eternal – Everything Written There Will Remain Forever

Blockchain is Eternal

The entire history of all transactions already runs to over 130 gigabytes of data. This is the full capacity of a cheap laptop or a modern smartphone.

The more transactions that occur in the Bitcoin network, the faster the volume grows. The growth in the capacity of hard disks is probably not keeping up with the growth of the size of the blockchain.

In addition to the fact that it needs to be stored, the whole database must be downloaded from the very beginning. It now takes several days to do so.

You may ask: “Is it possible to store just part of the blockchain, since it’s the same thing on every node of the network?” Yes, you could, but then it would be a traditional client-server architecture instead of a peer-to-peer blockchain. Also, clients will be forced to trust servers. Thus the idea of “not trusting anyone,” which is the cornerstone of the blockchain, disappears.

For most users, this principle has already gone. Bitcoin users are divided into two groups: enthusiasts who “suffer” and store it locally, and ordinary people who use online exchange services and wallets. The latter are much more prominent. These people trust the server and don’t care how it works.

Myth Three: Blockchain is Effective and Scalable

Blockchain is Scaleable

If each node of the network does the same thing, it’s obvious that the bandwidth of the entire network is equal to the bandwidth of one node of the network. Bitcoin can process a maximum of seven transactions per second – that’s it.

In addition, Bitcoin transactions are recorded only once every ten minutes. After the record appears, it’s agreed to wait another 50 minutes, because some records spontaneously roll back from time to time. Thus if you need to buy chewing gum, you may have to wait an hour or so in the store in order to complete the transaction!

With such a transaction speed, it’s impossible to increase the number of active users substantially. For comparison, Visa processes thousands of operations per second. It can also quickly increase this rate, as traditional banking technologies are easily scalable.

Myth Four: Miners Provide Network Security

Bitcoin Miners Provide Network Security

You’ve probably heard of miners, and of giant mining farms built next to power stations. What are they doing? They’re just wasting electricity! They “shake” the blocks until they become “beautiful” and can be included in the blockchain. Rewriting the financial history in this way takes as much time as creating it (provided you have the same total capacity).

To build one block, you need the same amount of electricity as an average city consumes per 100,000 inhabitants. Add to that the costly equipment, which is suitable only for mining, and you can formulate the principle of mining (the so-called proof-of-work) as: “Burning the resources of mankind.”

Blockchain optimists assert that miners ensure the stability and security of the network. The problem here is that the miners protect Bitcoin from other miners. If there were a thousand times fewer miners who burned a thousand times less electricity, Bitcoin would function just as well as now – the same one block every ten minutes, the same number of transactions, the same speed.

With regard to most blockchain solutions, there’s a risk of the “51% attack.” The essence of the attack is that if someone controls more than half of all mining capacities, he can secretly write an alternative financial history, in which he doesn’t send his money to others. And then he may present his own version of the blockchain – which will become a new reality. Thus, he gets an opportunity to spend his money several times. It’s not possible to attack traditional payment systems in this way.

Ultimately, Bitcoin is a hostage of its own ideology. “Superfluous” miners can’t stop mining because there will be a sharp increase in the likelihood that one entity will control more than half of the remaining capacity. As long as mining is profitable, the network is stable, but if the situation changes (for example, because electricity prices rise), the network may face massive double-counted transactions.

Myth Five: The Blockchain is Decentralized and Thus Unbreakable

Blockchain is Decentralized

You may think that since the blockchain is stored on each node of the network, the security services won’t be able to shut it down (since the blockchain doesn’t have a central server or something similar). This is just an illusion.

In reality, all “independent” miners are united in pools, or rather, cartels. They have to unite because it’s better to receive a stable but small income than to wait 1,000 years to get a huge one.

There are only about 20 large pools. The largest four of them control more than 50% of all Blockchain capacity. It’s enough to knock on just four doors and get access to four Command & Control servers to have the opportunity to spend the same BTC more than once.

In fact, the threat is even more real. Most of the pools, along with their computing power, are located in one country – China – which simplifies the potential Bitcoin takeover.

Myth Six: Anonymity and Openness of the Blockchain is Good

Blockchain Anonymity

We know that the blockchain is open and everyone can see everything. Though Bitcoin doesn’t list your name, it’s not completely anonymous. For example, if a cybercriminal gets a ransomwarepayment to his wallet, then everyone understands that this wallet belongs to a bad guy. And since anyone can monitor and follow all the transactions from this wallet, it won’t be easy for the crook to take advantage of this money. It’s enough to make a small mistake and reveal your identity somewhere for law enforcement officials to catch you. This happens more often than you might think.

These days, almost all Bitcoin exchanges require their users to go through identification procedures. Therefore, hackers have to use the so-called “mixer” services. Such services mix dirty BTC with lots of clean ones. Crooks pay large commissions for this and take a lot of risks, since the mixer is either anonymous (and could run away with the money) or is already under the control of law enforcement authorities.

The pseudo-anonymity of Bitcoin may be bad for legitimate users too. Here’s a simple example: Someone transfers a small amount of BTC to his mother. After that, mother knows:

  • How much money her son has at any given time
  • What exactly he spent it on

Or, if someone pays a debt to a friend, that friend now knows everything about the first friend’s finances. It’s the equivalent of opening the financial history of your credit card for everyone on Earth to see.

This is a critical issue for businesses. All their counterparties, purchases, sales, customers, transfer amounts and everything else becomes public and accessible by competitors.

Blockchain Myths: Conclusion

You have just read about the six main Bitcoin shortcomings. You may wonder why the media doesn’t cover these issues.

Unfortunately, it’s simply not profitable for them to write about these matters. Many of those who bought Bitcoin began to advertise and promote it, as well as to profit from it. Why, then, would they write about the blockchain technology’s shortcomings?

Bitcoin has many competitors, who have tried to solve certain problems. Although some ideas are very good, they’re all built around the same basic blockchain principles. Yes, there are other, non-monetary applications of blockchain technology, but the fundamental drawbacks of the blockchain apply there too.


This article was originally published at BestVPN.com



Mohon beri rating

Berikut Beberapa Perbedaan WP.COM dan WP.ORG

0
5/5 (1)

WordPress sendiri termasuk CMS yang terbayak digunakan blogger di seluruh dunia dan memiliki banyak kelebihan baik dari fitur dan plugins yang dikembangkan oleh para pengembang namun banyak para blogger maupun pengembang web tidak mengetahui perbedaan dari wordpress.com dan wordpress.org walau dari satu CMS yaitu wordpress.

Oleh karena itu kali ini saya akan membagikan beberapa perbedaan dari wordpress.com dan wordpress.org sehingga kita dapat memilih sesuai kebutuhan kita, berikut perbedaan dari wordpress.com dan wordpress.org :

WordPress.com

Domain

Untuk domain pengguna wordpress.com bisa mendapatkan subdomain gratis dengan akhiran domain .wordpress.com sedangkan jika kita ingin upgrade ke domain tld kita harus membelinya di platform wordpress.com tersebut.

WordPress.org

Domain

Untuk domain wordpress.org kita dapat membelinya dimana saja dan menggunakan domain apa saja yang tersedia di registar tempat kita membeli domain.

Hosting

Untuk hosting wordpress.com hanya memberikan space yang terbatas yaitu hanya 3gb. Bagi para blogger space tersebut terlalu kecil terutama jika blog yang membahas banyak gambar dan video yang membutuhkan banyak space

Hosting

Sedangkan untuk wordpress.org kita dapat menyesuiakan space yang kita inginkan karena banyak penyedia hosting yang memberikan space yang besar bahkan unlimited

Tema

Untuk tema wordpress.com hanya bisa menggunakan tema yang tersedia di wordpress.com sehingga kita tidak bisa menggunakan tema lain di luar wordpress.com baik tema yang berbayar maupun tema gratisan.

Tema

Sedangkan untuk wordpress.org anda dapat menggunakan tema apapun dan sesuka anda karena kita dapat bebas mengupload tema diluar dari tema bawaan yang disediakan oleh wordpress

Plugins

Untuk plogin sayangnya wordpress.com tidak diperbolehkan menginstall plugins baik itu yang berbayar maupun gratis, padahal plugins banyak memberikan fungsi – fungsi penting seperti SEO dan keamanan.

Plugins

Untuk wordpress.org anda dapat menginstall maupun mengupload plugins apapun baik plugins yang disediakan di wordpress.org maupun plugins dari pihak ketiga lainnya.

Iklan

Sayangnya di wordpress.com kita tidak bisa menggunakan iklan dari pihak luar, kita hanya bisa menggunakan iklan dari WordAds dan harus memenuhi kriteria mereka untuk bisa menggunakan iklan dari WordAds tersebut.

Iklan

Untuk di wordpress.org anda dapat menggunakan iklan dari pihak manapun seperti Google Adsense, Klikads ataupun iklan banner kita sendiri serta kita bebas menempatkannya dimana saja.

Dari kesimpulan diatas anda dapat menentukan sendiri mana yang akan anda gunakan untuk kebutuhan anda, namun saran dari kami jika anda ingin menggunakan CMS wordpress tanpa batasan penggunaaan plugins dan tema sebaiknya anda memilih wordpress.org karena plugins dan tema sangat berpengaruh untuk keamanan dan SEO sebuah website ataupun blog yang menggunakan cms WordPress.

Mohon beri rating

Membuat Sticky Ads style AMP di WordPress

0
5/5 (4)

Hallo guys dah lama tidak update tulisan terbaru, kali ini saya akan berbagi tutorial bagaimana cara membuat sticky ads seperti AMP pada blog wordpress yang Non AMP seperti yang saya gunakan pada blog saya ini. Sticky ads Non AMP ini sangat mirip dengan Sticky ads pada website AMP dimana terdapat juga tombol close pada bagian sudut kanan atas banner sticky ads ini.

Untuk jenis iklan ini sebenarnya google sudah memberikan pada auto ads di tampilan mobile tapi sayangnya tampilan tersebut sering muncul diatas, namun dengan menggunakan Sticky Ads untuk Non AMP ini kita bisa mengaturnya berada pada bagian bawah tampilan blog kita di tampilan mobile.

Pertama – tama untuk memulai silakan masukan kode CSS dibawah ini pada themes wordpress yang anda gunakan

/*<![CDATA[*/
.sticky-ad {
  display: -webkit-box;
  display: -ms-flexbox;
  display: flex;
  -webkit-box-orient: vertical;
  -webkit-box-direction: normal;
  -ms-flex-direction: column;
  flex-direction: column;
  -webkit-box-align: center;
  -ms-flex-align: center;
  align-items: center;
  -webkit-box-pack: center;
  -ms-flex-pack: center;
  justify-content: center;
  overflow: visible;
  position: fixed;
  text-align: center;
  bottom: 0px;
  left: 0;
  width: 100%;
  z-index: 999;
  max-height: 104px;
  background-image: none;
  background-color: #fff;
  box-shadow: 0 0 5px 0 rgba(0, 0, 0, 0.2);
  margin-bottom: 0;
  padding-top: 4px;
  transition: all .4s ease-in-out;
}
.sticky-ad-close-button {
  position: absolute;
  width: 28px;
  height: 28px;
  top: -28px;
  right: 0;
  background-image: url("data:image/svg+xml;charset=utf8,%3csvg width='13' height='13' viewBox='341 8 13 13' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg' xmlns:xlink='http://www.w3.org/1999/xlink'%3e%3cg%3e%3cpath style='fill:%234F4F4F' d='M354 9.31L352.69 8l-5.19 5.19L342.31 8 341 9.31l5.19 5.19-5.19 5.19 1.31 1.31 5.19-5.19 5.19 5.19 1.31-1.31-5.19-5.19z'%3e%3c/path%3e%3c/g%3e%3c/svg%3e");
  background-size: 13px 13px;
  background-position: 9px;
  background-color: #fff;
  background-repeat: no-repeat;
  box-shadow: 0 -1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.2);
  border: none;
  border-radius: 12px 0 0 0;
  cursor: pointer;
}
.sticky-ad-close-button:before {
  position: absolute;
  content: "";
  top: -20px;
  right: 0;
  left: -20px;
  bottom: 0;
}
* {
  -moz-box-sizing: border-box;
  -webkit-box-sizing: border-box;
  box-sizing: border-box;
}
:active,
:focus {
  outline: 0
}
/*]]>*/



setelah itu masuk ke ke footer.php di themes wordpress yang anda gunakan lalu masukan code dibawah ini sebelum </body>

<div class="sticky-ad" id="sticky-ad">

<a href='https://client.dewaweb.com/aff.php?aff=2127' target='_blank' title='Dewaweb'><img src='https://palembang.blog/wp-content/uploads/2019/03/dewaweb-affiliate-banner-ninja-support-468x60px.gif' alt='Dewaweb' border='0'height='50' width='350'/></a>

<button class="sticky-ad-close-button" onclick="document.getElementById('sticky-ad').style.display='none';" aria-label="Close this ad"></button>
</div>

<script>
//<![CDATA[
window.addEventListener("scroll",function(){
  var target = document.getElementById('sticky-ad');
  if(window.pageYOffset > 0){
   target.style.bottom = "0";
  }
},false);
//]]>
</script>

pada bagian kode seperti dibawah ini anda dapat menggantinya denga kode iklan banner anda atau kode dari google adsense anda

<a href='https://client.dewaweb.com/aff.php?aff=2127' target='_blank' title='Dewaweb'><img src='https://palembang.blog/wp-content/uploads/2019/03/dewaweb-affiliate-banner-ninja-support-468x60px.gif' alt='Dewaweb' border='0'height='50' width='350'/></a>

Mohon beri rating

How to Stay Safe with Bitcoin

0
5/5 (4)

The nonstop increase of Bitcoin price over dollar has shown its reverse side. It has given birth to a brand new cybercrime industry based on numerous scams, even if they are easy to get.

Crafty rascals target naive internet users in a bid to cause them to lose their Bitcoins.

This article lists most popular cryptocurrency-related scams to help you separate the grain from the chaff when dealing with Bitcoin transactions.

Fake Bitcoin Exchanges

Fake Bitcoin Exchanges

Whenever you encounter an advertisement promising to sell you Bitcoins at a low price, be aware that it might be trying to lure you to a rogue cryptocurrency exchange website. The primary thing to look at when you visit any exchange service is whether or not it makes use of HTTPS. If the web address begins with HTTPS, it indicates that all interactions of your web-browser and the service are encrypted and quite secure. In the event it’s HTTP, using this kind of an exchange is dangerous.

Another sign of a phony service is the PayPal to BTC exchange fraud. Such websites offer a web form for you to type in your PayPal email and the sum of money you plan to spend. After that, a QR code appears to confirm the transaction. However, instead of receiving your Bitcoins, you just get your PayPal account stolen.

Rogue Bitcoin Wallets

Rogue Bitcoin Wallets

It’s slightly more difficult to recognize rogue Bitcoin wallets, since the primary goal of any wallet is to store BTC rather than trade it. Thus, this kind of fraud isn’t generally geared toward immediate monetary gains. In fact, they most often seek to trick you into installing malware that can steal sensitive data.

To identify fraudulent wallets, be on the lookout for suspicious hallmarks. Ask people you trust if they’ve used the service before. Check online reviews and scores.

If the Bitcoin wallet is an application for downloading, examine it for risky code. Sites like VirusTotal can scan software binaries for known infections using two dozen anti-viruses simultaneously.

Phishing

Crypto Phishing

Phishing is probably the most prevalent scam in the online world. It’s aim, in relation to Bitcoin, is to get you to visit a rogue website camouflaged as a well-known and legitimate service. By visiting pseudo services, you’re at risk of not only losing your Bitcoins but having all of your sensitive data compromised, along with your identity stolen.

The malicious phishing email message may appear to originate from an exchange or wallet service you’re using. The cyber-crooks could have acquired your personal details after a big data breach like the notorious Yahoo hack.

The general guideline is to avoid clicking on hyperlinks inside emails. A malicious hyperlink can seem entirely genuine. It uses several redirect steps to finally bring you to the site controlled by hackers. To stay away from this hazard, type URLs directly into your browser or use your bookmarks.

You should also approach email attachments with Attachments frequently deliver viruses like ransomware.

Fraudsters may also use web ads or black SEO to direct you to visit a bogus Bitcoin exchange or wallet while Googling terms like “Buy Bitcoin” or “Bitcoin exchange.” Booby-trapped sites will frequently show up among top search results. Again, use VirusTotal to check if websites are safe.

Bitcoin Ponzi Schemes

Bitcoin Ponzi Schemes

Certain websites propose tempting BTC deals. They look too good to be true. That’s because they are. Based on their claims, you can increase your BTC twofold by the very next day. This is a typical Ponzi scheme. As soon as you send your Bitcoin, the likelihood of you getting even the initial quantity back is very low.

Such websites usually include referral programs that allow their members to earn some cash from new customer leads. As such, a referral link in URLs on social media should act as a warning sign. Referral links look like this: website.com/?ref=826.

Cloud Mining False Promises

Cloud Mining False Promises

Cloud mining relates to a model in which individuals group together and put in money to rent Bitcoin mining equipment. This idea is great and totally legit. However, crooks launch their scams to attract interested people and eventually give a lower return on investment, rather than keeping their promises.

To avoid cloud mining scams, look closely at possible indicators of risk. Stay away from services marketed via referral links. Be sure the website is open and honest when it comes to what pool is employed for mining, who operates it and the amount of income you can get. A professional service will generally include a dashboard to manage the process and monitor all operations.

In-person Trading Thefts

In Person Trading Thefts

Bitcoin theft extends past the online world. With new legislation and control over cryptocurrency trading gearing up in certain parts of the globe, citizens may have problems buying and selling Bitcoins in the usual way. These challenges have stimulated the Bitcoin economy to begin migrating offline. Traders are starting to meet face-to-face to conduct exchanges.

A number of cases show how risky peer-to-peer Bitcoin exchanging may be. In April 2017, an entrepreneur from India was robbed when he tried to buy BTC at an attractively low price. He met with the supposed dealers at a shopping center. The crooks then abducted and robbed him.

The lesson you can learn from this kind of offline cybercrime incidents is that it’s best to refrain from meeting unknown people in person to exchange BTC, especially when carrying large sums of money.

Bitcoin Security: Conclusion

The world of Bitcoin is growing. If you plan to be a part of it, hopefully the above steps will help you stay safe and secure while trading and using your BTC.

This article was originally published at BestVPN.com

Mohon beri rating

Membuat Flyng Carpet Ads di AMPforWP Gratis

0
5/5 (4)

Sebelumnya saya pernah membuat tutorial cara membuat sticky ads di plugins AMPforWP secara gratis dimana untuk mendapatkannya pengguna plugins harus membeli extensionnya terlebih dahulu yang seharga $30, kali ini saya juga akan membagikan tutorial untuk membuat Flyng Carpet Ads atau Parallax untuk pengguna plugins AMPforWP di wordpress secara gratis juga tanpa harus membeli extension dari pihak pengembang.

Untuk membuat flyng carpet tersebut anda cukut menambahkan sedikit kode pada bagian template AMP yang kita gunakan. Biasanya pada plugins AMPforWP disediakan 4 templates AMP secara gratis dan kita bisa memodifikasi template tersebut satu persatu untuk dapat meletakan flyng carpet ads pada themes gratisan dari plugins AMPforWP secara gratis

Berikut Cara Membuat Flyng Carpet Ads di AMPforWP

Pertama – tama kita buka terlebih dahulu menu setting AMPforWP lalu pilih Advance Settings kemudian pada bagian Enter HTML in Head tambahkan kode berikut

<script async="async" custom-element="amp-fx-flying-carpet" src="https://cdn.ampproject.org/v0/amp-fx-flying-carpet-0.1.js"></script>

setelah itu jangan lupa di save.

Lalu langkah selanjutnya adalah mengedit pada bagian themes untuk meletakan flyng carpet ads pada artikel di AMPforWP, sebelum memulai pilih themes yang anda gunakan pada plugins AMPforWP seperti contoh gambar dibawah saya menggunakan
themes design three

1. Flyng Carpet Google Adsense di AMPforWP

setelah anda memastikan menggunakan template tersebut lalu masuk ke Cpanel hosting kalian untuk mengedit file yang terletak folder plugins AMPforWP contoh seperti ini public_html/wp-content/plugins/accelerated-mobile-pages/templates/design-manager/design-3 (jika kalian menggunakan themes design three) jika anda menggunakan themes lainnya anda tinggal masuk ke folder themes anda yang tersedia di folder design-manager. Setelah masuk ke folder themes yang anda gunakan lalu buka functions.php setelah itu masukan kode dibawah ini

/*
 *  memasukan iklan di artikle content palembang.blog
 */
add_filter('the_content', 'cw_insert_post_ads');
function cw_insert_post_ads($content){
    if(is_single()){
        //ads code
        $adsCode = '<div>
<amp-fx-flying-carpet height="700px">
<amp-ad 
    layout="responsive"
    width=300
    height=600
    type="adsense"
    data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxx"
    data-ad-slot="xxxxxxxx">
  </amp-ad> 
</amp-fx-flying-carpet>  
<p></p>
<p></p>
</div>';
        
        //insert after / Tempatkan iklan setelah paragraf ke
        $insertAfter = 2;
        
        $closingP = '</p>';
        $contentBlock = explode($closingP, $content);
        foreach($contentBlock as $key => $con){
            if(trim($con)) {
                $contentBlock[$key] .= $closingP;
            }
            if(($key + 1) == $insertAfter){ 
                $contentBlock[$key] .= $adsCode;
            }
        }
        $content = implode('', $contentBlock);
    }
    return $content;    
}

Setelah itu pada bagian data-ad-client=”ca-pub-xxxxxxxxx” dan data-ad-slot=”xxxxxxxx” ganti dengan kode Google Adsense milik kalian lalu save dan cek apakah sudah terpasang dengan sempurna.

2. Flyng Carpet Ads Banner/html di AMPforWP

Sedangkan untuk memasang flyng carpet dengan menggunakan banner/html milik kalian hanya perlu mengubah kode diatas menjadi seperti dibawah ini.

/*
 *  memasukan iklan di artikle content palembang.blog
 */
add_filter('the_content', 'cw_insert_post_ads');
function cw_insert_post_ads($content){
    if(is_single()){
        //ads code
        $adsCode = '<div>
<amp-fx-flying-carpet height="700px">
<amp-ad>
    <a target="_blank"
  href="https://ampbyexample.com/amp_ads/banner_ad/">
  <amp-img src="https://ampbyexample.com/img/amp-300x250.jpg"
    width="300"
    height="250"
    alt="a4a image"></amp-img>
</a>
  </amp-ad> 
</amp-fx-flying-carpet>  
<p></p>
<p></p>
</div>';
        
        //insert after / Tempatkan iklan setelah paragraf ke
        $insertAfter = 2;
        
        $closingP = '</p>';
        $contentBlock = explode($closingP, $content);
        foreach($contentBlock as $key => $con){
            if(trim($con)) {
                $contentBlock[$key] .= $closingP;
            }
            if(($key + 1) == $insertAfter){ 
                $contentBlock[$key] .= $adsCode;
            }
        }
        $content = implode('', $contentBlock);
    }
    return $content;    
}

Pada bagian “https://ampbyexample.com/amp_ads/banner_ad/” ganti dengan target url iklan anda sedangkan pada bagian https://ampbyexample.com/img/amp-300×250.jpg anda dapat menggantinya dengan banner iklan anda, untuk bagian ukuran anda dapat menyesuaikan pada bagian width dan height serta untuk alt anda dapat memasukan alt image anda dan jika anda ingin membuat iklan terbuka di tab yang sama anda dapat menghapus kode target=”_blank”.

Demikianlah tutorial dari saya bagaimana memasang Flyng Carpet Ads / Parallax untuk Pada AMPforWP Secara Gratis.

Catatan :

  • Ganti setiap functions.php pada themes yang anda gunakan
  • Untuk ganti flyng carpet setelah paragraf ke berapa silakan ganti pada bagian $insertAfter = 2; (angka 2 adalah paragraf ke 2, anda bisa mengganti sesuka anda untuk posisi setelah paragraf ke berapa)
  • Silakan berkreasi untuk tampilan iklan karna ini termasuk Opensource Project

Mohon beri rating

Kisah Chaim Mualaf yang Meninggalkan Bisnis dan Karirnya demi bangun panti asuhan di Lombok

0
5/5 (3)

Kali ini kita akan membahas kisah inspiratif dari seorang mualaf asal Belanda yaitu
Chaim Fetter, awal mula kisahnya berawal saat Chaim pergi liburan ke Lombok saat itu dia melihat anak – anak yatim yang terlantar dan tidak mendapatkan pendidikan yang layak sehingga hal itu membuatnya terenyuh dan membuat Chaim bergerak untuk membantu anak – anak terlantar itu kembali bersekolah.

Lambat laun anak asuh Chaim pun semakin bertambah sehingga dia Menjual bisnis dan meninggalkan karirnya di Belanda demi membangun panti asuhan Yayasan Peduli Anak yang hingga kini telah menampung lebih dari 300 anak.

Berkat usaha tersebut, Chaim berhasil membeli tanah seluas 1,5 hektar dan membangun:
– 4 rumah untuk anak-anak
– 6 ruang kelas
– 1 dapur umum
– 1 Musholla
– Fasilitas kesehatan
– Ruang pertunjukan
– Lapangan bermain

Namun sayang saat tragedi gempa 7.0 SR di lombok tahun 2018 lalu membuat panti asuhan yang didirikan chaim hancur rata degan tanah. Kini Chaim dan anak asuhnya pun harus hidup di reruntuhan sisa gempa lombok.

Untuk itu disini semua bergerak untuk membantu Chaim membangun kembali Panti Asuhan itu dengan berdonasi melalui startup crowfunding kitabisa, untuk memberikan donasi silakan klik tombol dibawah ini

Mohon beri rating

516FansSuka
0PengikutMengikuti
44,829PengikutMengikuti