5/5 (3)

Kehamilan merupakan momen yang ditunggu bagi pasangan baru. 87% pengantin baru berharap mendapatkan kehamilan cepat agar bisa memomong sih buah hati, tapi sebagian besar dari mereka tanpa perencanaan yang tepat agar cepat hamil, berikut beberapa cara agar cepat hamil untuk pasangan yang baru saja menikah.

Baca juga  Tips Menjaga Hubungan Agar Selalu Langgeng

Dapatkan pengaturan waktu yang tepat.

Pengaturan waktu yang tepat sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, biasanya wanita mengalami masah subur 5 hari sebelum masa ovulasi dimana masa itu wanita dalam keadaan sangat subur dan sangat dianjurkan untuk melakukan hubungan intim setiap hari. Berhubungan intim pada masa itu menawarkan peluang konsepsi tertinggi dan biasanya hanya terjadi 5 hari dalam dalam 28 – 35 hari bagi wanita yang mengalami menstruasi yang teratur .

Ketahui kapan waktu ovulasi.

Untuk mendapatkan waktu yang tepat seperti diatas wanita harus memahasi siklus menstruasi mereka, kapan saat mereka subur hanya dapat diketahui jika mengalami siklus ovulasi yang normal. Ada banyak cara yang lebih akurat untuk menemukan jendela subur daripada mengandalkan aplikasi seperti Pemantauan lendir serviks dan tes ovulasi dapat memberi tau kapan siap untuk ovulasi.

Pertimbangkan untuk tidak menggunakan kontrasepsi terlebih dahulu.

Untuk pasangan baru sebaiknya tunda menggunakan alat kontrasepsi atau tidak melakukan program KB terlebih dahulu, terlebih dalam penggunaan obat kontrasepsi karna setelah pemakainnya mungkin diperlukan beberapa siklus bagi tubuh untuk mulai berovulasi lagi secara teratur dan siap untuk kehamilan.

Baca juga  Tips Menjaga Hubungan Agar Selalu Langgeng

Karena sangat penting untuk belajar melacak siklus alami untuk meningkatkan peluang untuk hamil dengan cepat, menunda kontrasepsi lebih awal dapat memberi waktu untuk mempelajari kembali siklus kesuburan.

Alasan lain untuk menunda kontrasepsi lebih awal adalah karena siklus perlu kembali normal setelah menghentikan kontrasepsi hormonal. Wanita cenderung memiliki siklus anovulasi, ovulasi yang terlambat, dan fase luteal singkat dalam beberapa siklus pertama setelah menghentikan pil KB, yang membuatnya lebih sulit untuk hamil.

Mohon beri rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 4 =